Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diikuti oleh para guru dan pegiat literasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, 16–17 September 2026, bertempat di Lantai 2, Ruang Story Telling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon.
Kegiatan Bimtek Literasi Informasi ini menjadi salah satu upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman peserta dalam mengakses, menelusuri, mengidentifikasi, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara tepat dan bertanggung jawab.
Para peserta yang terdiri dari guru dan pegiat literasi mendapatkan berbagai materi dan pembekalan yang berkaitan dengan pentingnya kemampuan literasi informasi di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi oleh narasumber yang ahli di bidangnya. Narasumber tersebut adalah :
Teguh Prasetyo Utomo, S.I.Pust. (Pustakawan, Pengurus PP ATPUSI)
Andri Yanto, S.Sos., M.I.Kom. (Akademisi)
Ajeng Inten Legi Novita Sarip, S.I.Pus., M.I.Kom. (Akademisi, Pengurus FTBM Provinsi Jawa Barat)
Kemampuan tersebut menjadi semakin penting agar masyarakat mampu memilah informasi yang benar, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga didorong untuk dapat mengimplementasikan keterampilan literasi informasi dalam aktivitas pembelajaran maupun kegiatan literasi di lingkungan masyarakat. Guru memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya literasi kepada peserta didik, sementara para pegiat literasi diharapkan mampu menjadi penggerak dalam membangun masyarakat yang cerdas dan kritis terhadap informasi.
Bimbingan teknis berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta kegiatan praktik. Peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dan berdiskusi mengenai berbagai tantangan literasi informasi yang dihadapi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitasnya sebagai agen literasi yang mampu menyebarluaskan pengetahuan dan membangun kebiasaan positif dalam mengakses serta memanfaatkan informasi.