Dalam rangka memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat dan memperluas gerakan literasi hingga ke tingkat wilayah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon mengadakan Mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Cirebon. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 bertempat di Ruang Adipura, Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Acara dihadiri oleh Walikota, Bunda Literasi Kota Cirebon, unsur Pemerintah Daerah Kota Cirebon, para Camat dan Lurah, jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon serta Bunda Literasi yang dikukuhkan.
Kegiatan ini menjadi momentum peran Bunda Literasi sebagai penggerak dan teladan dalam menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan minat literasi, serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan edukatif di lingkungan masyarakat. Dengan dikukuhkannya Bunda Literasi di setiap Kecamatan dan Kelurahan, diharapkan gerakan literasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.
"Bunda Literasi memiliki peran yang sangat strategis sebagai motor penggerak di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kehadiran Bunda Literasi di setiap kecamatan dan kelurahan diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi yang mendorong tumbuhnya budaya gemar membaca sejak usia dini hingga dewasa," ujar Noviyanti Edo, Bunda Literasi Kota Cirebon.
Pengukuhan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan budaya literasi. Bunda Literasi diharapkan dapat bersinergi dengan perpustakaan daerah, perpustakaan kelurahan, sekolah, taman bacaan masyarakat, komunitas literasi, serta berbagai elemen masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan inspiratif.
Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Cirebon menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan masyarakat yang gemar membaca, cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan gerakan literasi semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi terwujudnya Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman (SETARA), dan Berkelanjutan.